INTO THE WILD

Into The Wild


Category :  Movies
Genre       :  Adventure


Sutradara: Sean Penn
Chris McCandless: Emile Hirsch


     Film ini diangkat dari kisah nyata, penggalan kehidupan seeorang pemuda yang bernama lengkap Christopher Johnson McCandless. Pemuda pandai yang lulus dengan sangat memuaskan dari Universitas Emory di Atlanta dan meninggalkan kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di Universitas Harvard yang sangat prestisius.

     Kecewa dan muak akan paparan gaya hidup orang tuanya yang borjuis dan sangat materialistis, Chris memutuskan lari dari keluarganya tanpa kabar sama sekali meskipun kepada adik kandung satu satunya yang merupakan sahabat setianya selama ini. Tabungan pribadinya sebanyak $24,000 disumbangkan sepenuhnya ke yayasan sosial Oxam yang tadinya akan digunakan untuk mendaftar di Universitas Harvard. Segala macam kartu identitas dirinya digunting dan dibakar dan itu termasuk kartu kredit, kartu mahasiswa, kartu bank.

     Pengembaraan Chris dimulai dengan mengendarai mobil Datsun kuning kesayangannya yang dianggap sampah dan kurang aman oleh orangtuanya untuk anak lelakinya itu. Mobil tsb sudah pernah dibawa berkelana oleh Chris sampai ke Alaska tanpa kesulitan yang mengganggu sebelum pengembaraannya kali ini. Sayangnya dalam pengembaraan kali ini, mobil kesayangannya ini diterjang oleh banjir bandang di sebuah gurun di negara bagian Nevada. Chris pun tetap melanjutkan perjalanannya dengan hitchhiking (mengacungkan jempol jarinya di pinggir jalan untuk mendapatkan tumpangan kendaraan). 

hitchhiking

     Karena Chris tidak mau terlacak oleh siapapun, plat nomer mobilnya dicopot dan dibuang ke tempat sampah yang cukup jauh. Selain itu Chris juga membakar sisa uang tunai yang masih dimilikinya. Chris juga mengganti namanya menjadi Alexander Supertramp sesuai dengan pilihan hidupnya karena Tramp berarti menggembel, bahasa halus untuk mengembara.

     Banyak orang yang ditemuinya dalam pengembaraan ini dan interaksi mereka dengan Chris cukup dalam dan akrab. Sangat berlawanan bila dibandingkan dengan interaksi Chris dan orangtuanya. Kelak, interaksi dengan beberapa orang yang ditemuinya di jalanan ini bisa mengubah cara pandang hidupnya.


    Beberapa orang yang ditemuinya adalah sepasang hippies Rainey dan Jan Burres. Jan teringat akan anak lelakinya yang seumuran dengan Chris yang juga menghilang tanpa kabar. Chris berteman baik dengan pasangan ini dan tetap berkirim kabar secara berkala dalam perjalanannya ini. Sewaktu ditanya tentang orang tuanya, Chris hanya menjawab “rather than love, than money, than fame, give me truth” yang Chris cuplik dari buku tulisan Henry David Thoreau berjudul “Walden, or Life in the Woods". Chris memang penggemar buku Thoreau disamping juga Leo Tolstoy, Boris Pasternak dan Jack London dan beberapa buku mereka menemani perjalananan Chris.

     Selain pasangan Rainey dan Jan Burres ada lagi petani gandum bernama Wayne Westerberg yang bermukim di Carthage – South Dakota yang sudah dianggap orangtua kedua bagi Chris. Bila ditanya, Chris selalu mereferensikan South Dakota sebagai tempat tinggalnya. Di ladang gandum ini Chris juga bekerja untuk mengongkosi pengembaraannya.



     Selain itu masih ada lagi seorang pensiunan militer bernama Ronald A Franz yang dimainkan dengan sangat apik oleh aktor Hal Holbrook. Ron begitu terkesan dengan Chris dan mereka bisa berinteraksi dengan akrab selama berhari hari. Di saat perpisahannya dengan Chris, Ron menyampaikan niatnya untuk mengadopsi Chris sebagai cucunya. Ron kehilangan anak istrinya pada sebuah kecelakaan mobil di Amerika disaat Ron sedang bertugas di Jepang puluhan tahum sebelumnya dan hingga pertemuannya dengan Chris, Ron tidak juga menikah lagi.

     Pada satu titik, setelah mengembara ke beberapa tempat Chris memutuskan untuk menuju Alaska, tinggal disana dan meninggalkan semua kenyamanan dunia selama beberapa waktu. Hanya berbekal senjata berburu bekas, 10 pound beras, beberapa buku bacaan, dan buku petunjuk tentang “locally edible plants” yang dibelinya di sebuah toko di Alaska dimulailah petualangan yang sesungguhnya. Tanpa kompas, peta dan tetek bengek peralatan survival di alam bebas.

     Berbulan bulan dalam kesendiriannya di tengah kelebatan hutan Taman Nasional Denali - Alaska, Chris akhirnya menyadari makna hidup yg sesungguhnya sebagai mahluk sosial “happines only real when shared” yang dikutipnya dari buku Doctor Zhivago karangan Boris Pasternak.

     Sayang sekali, hidup Chris harus berakhir secara tragis di sebuah bis rongsok yang menjadi tempat tinggalnya dalam kesendirian di dalam Taman Nasional tersebut. Mayatnya ditemukan oleh sekelompok pemburu moose hanya selang kurang dari seminggu setelah kematiannya dan dalam keadaan berbaring didalam kantong tidur yang dijahit oleh ibunya. Akhir hidup yang tak disesali oleh Chris yang tergambar dari tulisannya di secarik kertas “I have had a happy life and thank the Lord. Goodbye and may God bless all”

Chris - Alasca


     Kematiannya diduga akibat keracunan kentang liar yang dimakannya. Kenapa diduga? Karena sampai saat ini masih belum terkuak apa sebenarnya yang menyebabkan kematiannya. Kentang liar tsb apabila dimakan oleh orang normal, kadar racunnya masih bisa dinetralisir oleh sistim kekebalan tubuh kita. Tetapi dengan kondisi tubuh Chris yang kekurangan nutrisi penting selama berbulan bulan, sistem kekebalan tubuhnya tidak bisa menolak racun sekaliber kentang liar tsb. Dugaan lainnya, kentang liar tsb ditumbuhi kapang yang beracun, dan racun itulah yang meracuni tubuh Chris dan mengakibatkan kematiannya. Tetapi pada saat dilakukan otopsi, tidak ditemukan racun ditubuhnya. Besar kemungkinan kematiannya disebabkan oleh kelaparan yang akut.

      Seperti banyak terjadi pada beberapa film yang diadaptasi dari buku, sulit untuk menterjemahkannya dalam film dengan durasi yang terbatas. Saya duga, untuk mengantisipasi hal ini, Penn mengambil gambar layaknya seperti film dokumenter ala Discovery Channel ataupun sekelas National Geographic.

     Nggak heran, film ini banyak menyabet sederet penghargaan, seperti Golden Globe 2008 untuk Eddie Vedder sebagai Best Original Song, Gotham Award 2007 sebagai Best Film, Sao Paolo International Film Festival 2007 sebagai Best Foreign Language Film dan masih banyak lagi. Itu belum termasuk 33 nominasi yang masih sedang berlangsung saat review ini saya tulis.

    Disarankan untuk menonton filmnya dulu baru setelah itu membaca bukunya dibanding sebaliknya. Banyak dari cerita di buku yang tidak terdapat di film karena keterbatasan durasinya meskipun film ini cukup panjang – 148 menit.

     So guys, watching this movie and maybe you'll leave this world full of hypocrisy also hahaha..


12 komentar:

  1. ini film terbaik yang pernah ane nonton, thanks infonya

    BalasHapus
  2. ni film emang keren abis. tpi gue baru tau kalo ada buku nya :D

    BalasHapus
  3. bukunya sangat bagus,, tapi hidupnya terlalu sioa-sia,, mengagumi ciptaan Allah tidak harus mendera diri sendiri, hidup adalah persiapan menuju kehidupan abadi yg lebih panjang dan lebih berarti.. so jangan sia2kan hidup hanya dengan jalan2, berfikir, menulis etc tetapi menyiapkan perbekalan untuk saat ini maupun untuk kehidupan abadi di alam sana..

    BalasHapus
  4. Buying a duplicate wouldn't be worth it, because even if he didn't tell anyone, he'd know. Finally the missing rings were found in a memorabilia room, and the set of six was complete. He could exhale and continue packing.. David T. Little says Morrison expressed this kind of excitement for his work Soldier Songs after she watched a video he sent her. "[She] called me almost immediately and says, 'We have to do this piece.

    Outside the courthouse Friday, Michael Kors Purses Clearance a small group of protesters Ray Ban Sunglasses Sale UK shouted "Lock him up!" at Flynn as he left the building. Sanctions against Russia with that country's Oakley Sunglasses Sale UK ambassador before Trump took office, contrary to public assertions by Trump officials. The Post also Longchamp Soldes Destockage reported that acting attorney general Sac Longchamp Solde Sally Yates warned the White House that the national security adviser might be Bolsos Michael Kors Baratos susceptible to Russian blackmail because he had misled senior officials.

    BalasHapus