Long Road Trip (Menjelajah Bandung Selatan hingga Pangalengan)

     Tepang lagi sama saya gembelers lokal, postingan kali ini saya mau cerita tentang long road trip saya menjelajah Bandung Selatan hingga Pangalengan hingga kembali ke rumah saya di Bandung kota dalam satu hari. Berikut rute yang saya tempuh saat perjalanan Bandung - Soreang - Ciwidey - Kabupaten Cianjur Selatang - Naringgul - Cidaun - Ranca Buaya - Cisewu - Pangalengan - Banjaran - Bandung. Sebenarnya ini adalah perjalanan yang lebih ke tema "menyesatkan diri" haha..karena tidak ada planning dan rencana sama sekali kemana kita akan pergi, karena filosofi saya sebagai backpacker adalah "kemana pun angin membawa kita.." hahaha..

PESONA ALAM CIWIDEY

Hutan kayu putih
     Perjalanan saya lakukan dengan pacar dan 1 teman saya, mengawali dari rumah saya menuju ciwidey melalui soreang pada pukul 7 pagi, dari bandung menuju ciwidey membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam, dan biasa nya kemacetan terjadi di daerah kopo. Perjalanan menuju ciwidey kalian akan melalui jalan yang berliku dan naik turun, dan disuguhkan hutan dan sungai yang sesekali terlihat. Setelah sampai ciwidey pertama saya mengunjungi kebun strawberry yang banyak terhampar di sepanjang jalan ciwidey, sekalian untuk bekal dalam perjalanan jauh kami ini. Setelah puas memetik sendiri strawbeery ada beberapa tempat wisata di Ciwidey yang patut anda kunjungi seperti Ranca upas, Kawah putih, Pemandian air Panas Cimanggu dan Ciwalini dan situ patengan / danau patengan..karena saya sering sekali ke daerah ciwidey ini, saya tidak mengunjungi tempat-tempat tersebut kalian bisa search di google tentang tempat wisata tersebut, tapi dari info terakhir yang saya dapat adalah tiket masuk ke kawah putih melambung drastis, untuk mobil saja dikenakan biaya 150rb/mobil..WTF !!! untung saya memiliki temen polisi di daerah sini, jadi kalo mau masuk ke daerah wisata ciwidey manapun ya ga harus bayar haha..

para petani teh
kebun teh

view curug lembang
     Beberapa kilometer dari Kawah putih kita akan memasuki daerah Ranca Bali, disini perjalanan kalian akan disuguhkan dengan pemandanga kebun teh dan hutan kayu putih, kebun teh ciwidey sangat terkenal dan indah sekali, nampak seperti karpet permadani hijau yang luas menutupi gunung dan bukit. This is amazing view :D Tetapi jangan lupa, sebelum memasuki kawasan ranca bali dekat dengan pintu gapuranya berhentilah sejenak dan kunjungi curug lembang yang berada persis disebelah kanan jalan, curug yang baru saya lihat ini ternyata sangat-sangat indah, dengan curug yang bagus serta perawatan curug yang rapi. diatas curug pun terdapat danau kecil yang sangat indah, apalagi saat saya datang udara sangat dingin dengan kabut yang lumayan tebel menyelimuti curug dan danau tersebut, sekali lagi ini adalah pemandangan yang ga akan kalian temuin di kota besar, berfoto ria sambil ngobrol dengan bapak-bapak yang jaga curug ini, katanya curug ini sering dipake buat tempat pra wedding..wow pantas, soalnya view nya sangat bagus dan banyak jembatan kecil serta jembatan batu yang membelah sungai-sungai kecil. NICE !!!

danau curug lembang

Yeaaah !!! We Are !!!
     Setelah puas menikmati curug lembang dan hamparan kebun teh, kami melanjutkan perjalanan kearah atas yang kami sendiri pun ga tau kemana itu hahaha..setelah lama perjalanan kami melewati jalan yang berkelok-kelok dan naik turun, dan sesekali ada belokan yang terjal. wow menambah adrenalin saya dalam mengendarai mobil ini, tak lama kami tau ke arah mana kami jalan, kami menemukan plang bertuliskan "selamat datang di kabupaten cianjur selatan" dan jengjongjeng..kami sudah bukan dikawasan bandung lagi, dalam perjalanan ini kalian bakal disiguhin pemandangan kebun teh yang lebih indah dari kawasan di ciwidey, dengan sesekali ada rumah penduduk tradisional disana, kami pun beristiraht terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan di warung pinggir jalan, menikmati kopi dan jajanan kerupuk kampung sambil disuguhi pemandangan hutan yang masih asli. Dan ternyata anak dari si ibu penjaga warung ini lumayan cantik cuy, lucu, sayang dia kayanya takut liat temen saya jadi aja masuk ke dalem haha...

Jalan Terjal
Hutan yang kami lewati
embun sepanjang perjalanan
beristirahat di warung sambil ngopi
     HUTAN RIMBA DAN CURUG TUJUH

Curug tujuh
     Perjalanan selanjutnya kami disuguhi hutan rimba yang masih sangat asli, dengan banyaknya pohon-pohon besar dan jalan yang berkelok-kelok dimana kami sekarang berada di daerah pegunungan yang curam, entah sudah berapa banyak gunung dan bukit yang kami lewati hingga akhirnya kami menemukan pemandangan yang sangat indah dan mempesona dan memaksa kami untuk mengehentikan mobil sekedar untuk menikmati pemandangan yang kami lihat ini, ya curug tujuh dan bentangan sawah yang hijau kekuning-kuningan sangat memanjakan mata kami, curug tujuh, kenapa dinamakan curug tujuh yah?? ternyata setelah saya hitung sepanjang tebing gunung yang saya liat terdapat 7 air terjun dari mulai yang besar sampai yang kecil, yeaaah cool place !!! Saat kami melanjutkan perjalanan ternyata kami menemukan banyak sungai dari air terjun tang kami liat tadi, dan kami berhenti sejenak untuk main air di salah satu curug tujuh tersebut. Air yang jernih, segar serta dingin membuat saya kembali segar setelah beberapa jam perjalanan ini.



     Kami melanjutkan perjalanan ke arah jalan yang memang hanya ada satu ruas jalan saja, di perjalanan yang kami lihat adalah persawahan yang hijau dan kuning, tidak kalah dengan pemandangan kebun teh di Ciwidey tadi, pantas saja beras cianjur sangat terkenal di Indonesia, ternyata setelah kami melihat sendiri persawahan nya memang sangat sangat indah dan sengkedannya tertata rapi dengan pengairan yang dialiri air yang jernih dan bersih.



     Setelah berjam-jam melewati jalanan yang dipinggir-pinggirnya hutan yang diselingi beberapa rumah penduduk, akhirnya udara panas khas daerah pantai kami rasakan, dari kawasan gunung yang dingin dan sejuk akhirnya kami merasakan udara panas dan lembab, tanpa terasa kami sudah berada di pesisir jawa.

BENTANGAN PANTAI PESISIR JAWA

anak-anak sedang berenang
     Udara panas khas kawasan pantai sudah mulai terasa, jalan menanjak dan menurun yang cukup terjal harus kami lalui, tetapi setelah beberapa lama kami menemukan jalan cidaun dengan dua arah, yang ke kiri adalah jalan ke arah Garut dan yang kanan adalah jalan arah Sindang barang, Kami pun memutuskan untuk memilih jalan sebelah kiri arah Garut, di perjalanan ternyata kami melewati banyak pantai seperti pantai Jayanti, saya pun tidak sempat mengunjungi pantai ini karena dulu saya pernah berkunjung ke Jayanti, pantai dengan pasir hitam dan ombak yang besar serta batu karang besar, bukan tempat yang bagus untuk dikunjungi menurut saya. Melanjutkan perjalanan menuju arah timur dari pulau jawa, sepanjang jalan saya disuguhi bentangan pantai laut jawa yang indah, dan sesekali juga kami berhenti di beberapa jembatan yang menandakan bahwa ada sungai yang bermuara ke laut, di sungai itu saya melihat banyak anak kecil bugil berenang atau para supir truk yang sedang mencuci mobilnya, dan ternyata sungai-sungai tersebut dangkal sekali, saya melihat ada orang mencuci truk nya di tengah sungai haha..seperti mengapung di air.

Ranca buaya
Ranca buaya
     satu jam dari arah pantai jayanti kami mengunjungi Ranca buaya untuk menikmati keindahan alam ranca buaya yang bisa lebih dinikmati daripada di Jayanti, di ranca buaya kalian bisa berenang. Kami beristirahat sejenak dulu disini sambil makan siang, Ikan Tongkol bakar dan nasi liwet plus sambal kecap sangat mengenyangkan perut kami yang memang daritadi sangat kelaparan. menurut si bapak penjaga warung tempat makan saya tadi, ranca artinya adalah "banyak air" atau "air yang melimpah" , kami pun beristirahat sambil tidur sebentar di warung si bapa yang ramah itu, karena terlalu capek teman saya pun tertidur lelap. hehe..

sampai ileran cuy :))
ikan tongkol bakar + nasi liwet

PULANG..PULANG..!!!

     Setelah puas beristirahat kami pun memutuskan untuk pulang, tepat pukul 4 sore kami pun pulang, ada 3 jalan yang bisa ditempuh untuk pulang kembali ke arah Bandung, pertama belok kiri jalan balik lagi ke arah ciwidey, belok kanan ke arah lewat cianjur, dan lurus ke arah pangalengan, akhirnya kami pun memutuskan melalui jalan lurus ke arah pangalengan karena menurut referensi si bapa warung tadi yang mengatakan hanya 2 jam dari ranca buaya menuju pangalengan. dan ternyata jengjongjeng, jalan yang kami lewati lebih dari 2 jam, dengan melewati jalan kecil dan lebih berbelok-belok curam dari jalan yang kami lewati di ciwidey tadi, Hari sudah malam pun kami masih berada di dalam hutan dengan kondisi gelap gulita karena tidak ada penerangan sama sekali, jalan aspal yang tiba-tiba berubah menjadi jalan tanah merah dan berkerikil serta kami harus melewati jembatan kayu yang sangat mendebarkan karena apabila jatuh kayanya kita bakalan langsung mati karena dibawahnya adalah sungai dengan batu-batu yang besar, selain ityu kami melewati jalan yang rawan longsor, kami beruntung tidak turun hujan saat itu, apabila turun hujan saya ga tau dah..mungkin mobil kami ga bisa lewat. Selama diperjalanan saya menemukan banyak hal unik seperti ada satu gerombolan pemuda desa yang berkumpul dengan motor-motornya sambil jumping, yang saya heran kenapa motor itu bisa jumping padahal jalan nya nanjak banget, aaah hebat sekali para pemuda kampung itu haha..

     Tetapi setelah 3 jam lebih kami dijalan kecil tersebut dan balapan sama mobil colt dolak sepanjang jalan akhirnya kami menemukan jalan raya besar, yeaaahh kami sangat lega akhirnya melihat bangunan besar dan beradab hahaha..melewati jalan pangalengan akhirnya kami sampai di Bandung pada pukul 9 malam. Walaupun badan saya pada pegal dan sangat lelah tapi semua terbayar karena kami disuguhkan banyak keindahan alam yang dimiliki tanah pasundan.

KENALI NEGERIMU CINTAI INDONESIAMU !!!!




9 komentar:

  1. saya salah satu teman si backpacker yang sangat merasa beruntung saat berkunjung ke ciwidey karena semua gratis ditanggung sang tuan rumah a.k.a si backpacker :DD
    great blog buddy!! great job!

    BalasHapus
  2. sesungguhnya saya pun ingin melakukan perjalanan seperti ini (keliling bdg slt), sayang belum kesampaian. nuhun nya udah berbagi cerita.

    BalasHapus
  3. mo minta rute ksana dunk..dr cianjur tp;)
    thxb4;)

    BalasHapus
  4. Pesisir selatan ya kok lautnya??LAUT JAWA.....???

    BalasHapus
  5. Banyak wisata yang menarik memang di Bandung Selatan. Mampir juga yuk ke http://sebandung.com/2014/02/liburan-daerah-bandung/ untuk tahu tempat wisata lainnya di sana.

    BalasHapus
  6. wah yang perjalanan pulangnya serem O.O

    BalasHapus