Danau Pulau Satonda, Awal Kehidupan Di Dunia



Katanya sih, judul sangat menentukan tulisan itu diminati atau tidak untuk dibaca, judul tulisan menjadi hal pertama yang memikat orang untuk membacanya, maka gue buatlah judul yang spektakuler seperti di atas. "Awal Kehidupan Di Dunia" !!

Bukan lebay bukan melebihkan, tapi Pulau Satonda memang-lah Pulau yang mengawali kehidupan di Dunia. Pulau Satonda yang memiliki danau purba berusia ribuan tahun ini memang sangat-sangat unik, banyak peneliti yang tertarik untuk meneliti Danau di Pulau Satonda. Keunikannya adalah Pulau Satonda memiliki danau berkedalaman 86 meter, kalau biasanya danau adalah berair tawar, namun Satonda memiliki danau berair asin. Bahkan asin-nya air laut kalah dengan asin-nya air danau Satonda atau bahkan ikan asin di pasar. Sumpah gue nyicip sendiri !!

Danau Satonda

Menurut peneliti, Pulau Satonda terbentuk karena letusan gunung api di dasar laut, jutaan tahun lalu. Setelah meletus dikedalaman 1.000 meter, letusannya membentuk sebuah pulau kecil yang sekarang dikenal dengan nama Pulau Satonda.

Pulau Satonda juga memiliki stromatolit, terumbu paling tua yang telah muncul sejak Archean, atau beribu-ribu tahun sebelum munculnya binatang-binatang bersel lebih dari satu. Tepatnya sekitar 3.000 juta tahun yang lalu !! Keren banget gak tuh ?? gue lagi kaya apa coba, pas 3.000 juta tahun yang lalu ?? Selain itu, Pulau Satonda juga adalah pulau yang dulunya bekas gunung api bawah laut.

Laut Pulau Satonda

Gue berkunjung ke Pulau Satonda berangkat dari Desa Calabai, setelah sebelumnya gue main air di air terjun Pulau Moyo, sesampainya di Pulau Satonda. Salah satu pemandangan yang paling menusuk mata selain air lautnya yang biru bergradasi hijau, Gue juga disambut oleh bentangan panjang anjungan atau dermaga kecil di Pulau Satonda. Bentuk dermaga kayu-nya keren !! bukan lurus seperti biasa, tapi meringkel naik turun yang katanya sih bekas kena terjangan ombak besar.

Dermaga/Anjungan Pulau

Setelah mengikatkan speed boat yang mengantarkan gue keliling pulau, kita langsung berjalan menuju danau, selain papan sambutan "selamat datang" gue juga lihat banyak banget bangunan kayu yang setengah jadi. FYI, Pulau Satonda adalah pulau yang dijadikan objek wisata alam sekaligus lahan konservasi. Maka tidak heran kalau tidak ada satupun manusia yang tinggal di pulau ini.

Welcome :)

Berjalan kaki yang tidak jauh dari anjungan, akhirnya gue melihat bentangan luas danau berair biru pekat dikelilingi oleh tebing-tebing dan hutan rimba di-sekelilingnya. Sungguh pemandangan yang super Wow !! Menurut Bang Chris yang mengantarkan kami, dulu ada 2 orang peneliti asal jerman yang ingin tahu apakah danau ini tersambung dengan laut yang ada diluar, maka ber-diving ria lah mereka berdua dengan sotoy-nya.

Kepekatan Danau Satonda ini juga sangat luar biasa, daya tembus matahari hanya mencapai kedalaman 10 meter saja !! Maka dikedelaman beberapa meter, fix lo gak bakal bisa lihat apa-apa, gelap !! Karena mungkin terlalu pekat atau karena kadar air asin-nya yang tinggi, akhirnya salah satu penyelam asal jerman itu meninggal, entah karena kehabisan udara, tersesat di dalam danau, atau memang sudah ajal-nya saja. Gue gak tahu, yang pasti bukan gue yang bunuh !! #EyakaleeeGueNyelemTerusNusukTuhOrangJerman (Tag line kepanjangan dis !!)



Karena cahaya matahari yang tidak bisa tembus, maka otomatis makhluk hidup yang tinggal di dalam danau pun tidak bisa bertahan hidup lama. Ikan-ikan yang berada di Danau Satonda hanya bisa tumbuh prematur, mereka akan mati secara mengenaskan saat sudah sebesar kelingking orang dewasa !! Mistis banget kan !!?? Mengambang, dipermukaan danau !!

Namun cerita lain menurut masyarakat setempat, dulunya Pulau Satonda tidak memiliki danau. Tetapi Danau Pulau Satonda tercipta dikarenakan pada tahun 1815 saat terjadinya letusan Maha Dewi, eh salah.. Maha Dahsyat dari Gunung Tambora, yang mengakibatkan terjadinya gelombang tsunami besar dan air dari gelombang itu masuk kedalam pulau dan membentuk sebuah danau. Maka tak heran permukaan air danau Satonda lebih tinggi dari permukaan air laut diluarnya.

Keunikan lain yang dimiliki Pulau Satonda selain danau-nya adalah, Pohon Kalibuda, konon kalau kita menggantukan batu atau karang kecil pada pohon ini disertai membuat permohonan, niscaya permohonan kita akan dikabulkan. Saat itu gue memohon agar kegantengan gue ditambahkan dan tentunya gue bisa balik lagi mengunjungi pulau super hebat bernama Satonda :)

Heran napa ada yang gantung duit seceng?? KENAPA GAK 100 REBU !!






 Banyak yang kita tidak tahu tentang negeri kita sendiri, kekayaan berlimpah dengan masing-masing sejarahnya, membuat Indonesia semakin kaya. Indonesia Kaya !!





25 komentar:

  1. gilaaakkkk, seru banget tuch bang kayaknya dipulau ne??? saking seringnya ngetrip pasti dapet cewek banyak ya bang??? n ne blog fantastic banget, aku jadiin link di blog aku ya bang??? :)
    salam traveling

    BalasHapus
  2. @icikipir : mana ada gue dapet cewe banyaaak, cewe mah tetep nyarinya di Bandung -__- geulis geulis..siap monggo di link ke blog nya hehe

    BalasHapus
  3. bang, mau nanya dong.. kalo mau ke satonda sama moyo naik kapal darimana?? trus ongkosnya brp??

    BalasHapus
  4. @Fathi : kemaren gue naik dari Desa Calabai sih broh, kalo jalur biasa sih bisa dari SUmbawa besar kalo ga salah. Banyak juga kok travel agent yang bisa bawa kesana, tapi gue ga tau harganya. Cara paling cepet sih lo bisa coba naik superman. -__-" ya gtu deh pokonya. hehe

    BalasHapus
  5. Bro bagi pin dong seriuss!! ini gw mau sok deket deh mau nyuri ilmu dari sesepuh kayak lo beneran dah gw!! salut kocak gw sama tulisan lo backpacker lo -_- envy...

    BalasHapus
  6. ga pake BB broh hehe..ini @takdos twitter aja yaaak~

    BalasHapus
  7. Ceritanya seru dan lucu banget. Bikin pengen ke pulau satonda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aaaaakh makasih kakaaaak~ sok atuh backpacker an kesana~

      Hapus
  8. mantaph b anget tuh berenang di pulau satonda, airnya biru memukau.. sayangnya ane lupa bawa kacamata renang gan, jd gk bisa menyelam ria dhe.. hehehe :D nice places..

    BalasHapus
  9. waaaaaaaaah seru,,,,sy yg tnggal di sumbawa ja gak prnh ksna,,tp rncana mau ksna,,,soon..

    BalasHapus
  10. hai, salam ransel. seru ya petualangannya di pulau satonda. boleh dong share cara kesana dan lain-lainnya. rencana maret ini mau ke P. Moyo, P. Kenawa dan P. Satonda. mumpung deketan, sekali rengkuh 3 pulau terlampaui. boleh minta emailnya?

    BalasHapus
  11. kereeen... gue juga udah pernah kesini. katanya sih banyak cerita mistisnyaa...hehehe,,

    BalasHapus
  12. bang, gue mau ke Thailand bulan juli... mau ikutan ga? rencana mau kebangkok

    BalasHapus
  13. Hello kangmas mbakbro bradbrayyy... salam kenal nih dr gue yg sotoy tp alwes enjoy penghuni satondaaa...selamat berkunjung kehunian liar kita. Salam backpacker

    BalasHapus
  14. Hello kangmas mbakbro bradbrayyy... salam kenal nih dr gue yg sotoy tp alwes enjoy penghuni satondaaa...selamat berkunjung kehunian liar kita. Salam backpacker

    BalasHapus
  15. wah ulasan yg keren gan, ane yg warga asli Dompu belom pernah ke sini :(

    BalasHapus
  16. wah keren. tapi pasti untuk transportasi kesana agak sulit ya?

    BalasHapus
  17. nice,kocak banget gaya tulisannya. betah bacanya. ayok ke berkunjuk ke daerah kami lagi ya. di kabupaten tempat tinggal saya, masih banyak tempat yang eksotis juga. pulau Gunung api Sangiang misalnya. ditunggu yaa..
    [email protected]
    :)

    BalasHapus
  18. Bang itu sebenernya ada duit 100rb juga yang ditancepin di ranting, tapi udah keburu dicolong orang makanya nyisa 1rb

    BalasHapus